
Seorang etnik Rohingya yang berjaya diselamatkan di Acheh, Hasan Ali dengan suara yang lemah telah menceritakan pengalamannya belayar selama beberapa bulan tanpa makanan dan minumana kepada CNN Indonesia, Hasan menceritakan yang kaumnya diskriminasi dan dilayan dengan kejam di Myanmar.
Hasan bersama lebih dari 300 warga Rohingya dan Bangladesh diselamatkan oleh penduduk tempatan Acheh Timur pada 20 Mei lalu dan di tempatkan di meunasah (bagunan yang dibina khas di kampung-kampung untuk tujuan pelajaran agama), diberi pakaian, tempat bersuci dan makanan yang disumbangkan oleh penduduk kampung.
"Tiga bulan kami tidak makan, kini kami makan," kata Hasan sambil terisak mengalirkan air mata ketika diberikan dua piring berisi penuh nasi. Melihat Hasan menangis, warga lainnya juga turut mengalirkan air mata.

